Posts

(Terpaksa) Mulai Olahraga Jalan Kaki (Lagi) Karena Aplikasi

Image
Sabtu pagi kemarin, untuk pertama kalinya setelah sekian purnama, aku kembali berani berolahraga ke lapangan besar. Bersama sobat olga (olahraga) ku, kami olahraga jalan kaki saja kok. Tidak muluk-muluk, target pribadi 10ribu langkah, agar pulangnya bisa sarapan mie ayam dan tidak merasa bersalah wkwkwk.Dan pagi ini, aku mendapat laporan mingguan dari aplikasi olahraga di ponselku. Wew, sedih amat ye. Masak dalam seminggu rata-rata aktivitas harianku cuma 24 menit dan 2400 langkah 😓

Oke, sepertinya ini perlu diluruskan ya.Karena masih WFH, kuakui aku memang jarang jalan kaki untuk beraktivitas. Meskipun bolak-balik ke dapur (eh, ngapain?), tapi aku kan gak selalu bawa ponsel sehingga aplikasi tidak menghitung aktivitasku tersebut.Pembelaan yang kedua, aku merasa cukup bergerak sih. Mengandalkan video-video olahraga di youtube, aku sempatkan minimal 15 menit di pagi hari buat bergerak dan berkeringat. Bisa zumba, yoga, atau jalan kaki di tempat. Lagi-lagi, aplikasi juga tidak mencatat …

Yuk, Nostalgia Film Remaja Tahun 2000-an yang Girl Power Banget!

Image
Sambil mengisi waktu di weekend yang cukup panjang kemarin, aku membongkar koleksi film-film lama. Film-film tentang remaja yang unyu-unyu, yang bikin tersipu-sipu pas nonton. Ada bagusnya sih nonton film jenis beginian, biar awet muda terus hihihiNah diantara film-film lawas itu, ada beberapa film yang jadi favoritku dan rasanya banyak penonton juga yang suka ya. Buktinya jadi box office dong di tahun 2000an. Ceritanya beragam, mulai dari kisah cinta monyet, persahabatan, sampai tentang pentingnya mengejar mimpi. Dibungkus dengan berbagai problema, tapi benang merahnya tetap satu, yaitu Girl Power. You rock, girl!Yuk, bernostalgia lagi dengan 5 film Girl Power di tahun 2000an:The Princess Diaries (2001)Film ini diperankan oleh si cantik Anne Hathaway. Tentu saja waktu itu doski masih imut-imut yaaa.Berkisah tentang Mia, seorang gadis SMA yang biasa-biasa saja. Diceritakan di film, bahkan gadis ini termasuk yang kurang piawai dalam olahraga, tidak masuk dalam geng populer. Lebih cende…

It’s Okay to Not Be Okay, Toxic Parents itu Memang Ada, Tapi...

Image
Mumpung lagi ngehits banget di dunia perdrakoran, aku ingin turut meramaikan juga. Bukan soal review filmnya sih, karena udah banyak banget dijagat maya, heheBuat penyuka drama keluarga seperti aku, serial ini cocok banget ditonton buat belajar lagi soal psikologi. Terdengar berat ya? Hehehe ini serius mode on ya. Salah satu alasan kenapa aku suka nonton drakor karena aku banyak belajar dari sana. Kelihatannya memang cuma cewek dan cowok Korea unyu-unyu yang seliweran -yang memang iya banget sih. Tapi lebih jauh lagi, aku kagum banget sama keseriusan penulis skenario dalam mengangkat topik-topik yang khusus dan sensitif. Paling ndak, investasi (menolak dibilang membuang waktu) minimal 16 jam hidupku untuk menyelesaikan satu serial tidak sia-sia, karena memang aku belajar sesuatu dari situ. Tambah pinter sikit lah habis 1 serial wqwqwqOkidoki, back to the series.Fyi, saat artikel ini ditulis, serial ini belum selesai. Tapi gpp, karena aku memang bukan mau membahas ending film ini. Buat…

Debut Pertama menjadi Kontributor Lepas

Image
Yes, kali ini aku memberanikan diri untuk menerima tawaran menjadi kontributor lepas di sebuah blog arsitek. Alasan utamanya sebenarnya karena topik yang diminta adalah sebuah hal yang menarik hatiku. Ehem, sebenarnya dulu aku sempat bercita-cita jadi arsitek lho. Sebelum kegagalan di ujian masuk universitas menjegalku, yang akhirnya membawaku nyasar ke dunia akuntansi. Well, gak nyesel sih, karena ternyata aku sangat menyukai pekerjaan akuntanku 😍Kembali ke soal kontributor tadi, jadi karena tema besarnya arsitektur, jadi ini seperti pucuk dicinta ulam tiba. Meski aku tidak ditakdirkan berkarir sebagai arsitek, tapi ada saja kesempatan dalam hidupku yang mendekatkanku ke bidang ini. Seperti waktu aku yang membuat rancangan ala-ala buat renovasi rumah orang tuaku, berlanjut ke renovasi buat rumah temanku karena dia suka rancangan rumah orang tuaku, dan sekarang ini, menulis artikel tentang arsitektur. Kuputuskan untuk menerima tawaran pekerjaan ini. Tenggat waktunya cukup bikin deg-d…

Selamat Ulang Tahun ke-1 #kartikatur

Image
Jeng jeng jeng...Suatu pagi aku mendapatkan surat cinta penagihan domain renewal.Apa?!Udah setahun aja ya??Wahhh sungguh gak berasa sudah berjalan setahun umurnya blog ini. Per hari ini isinya sudah 120an artikel lho. Lumayan lah, melebihi targetku yang 100 artikel per tahun. *bangga pada diri sendiri*Alhamdulillah blog ini juga sudah bisa menghidupi dirinya, beserta kuota internet yang menyertainya. Sesekali ngasih jajan lebih ke penulisnya juga sudah bisa. Horeee!!!Jatuhnya di tanggal 24 Juli hari ini sih, ya tapi tentu saja aku ditagih sebelumnya biar tidak putus kontak ye hehehe. Dan sudah dibayar, biar gak kelupaan! 😁So, sebagai blog berzodiak Leo dan penulis berzodiak Libra, mari kita bergandengan tangan biar gak malas nulis lagi ya. Maunya sih punya artikel yang terjadwal, biar rapih aja feednya. Pinginnya habis gini juga bisa jalan-jalan lagi, biar takdirnya sebagai blog travel bisa kembali dijalankan, aminnn.Yang terakhir, semoga blog ini selalu bisa menjadi pengingat bahwa …

[REVIEW BUKU] The Unknown Errors of Our Lives by Chitra Banerjee Divakaruni

Image
DATA BUKUJudul: The Unknown Errors of Our Lives (Kesalahan-kesalahan yang Tidak Diketahui dalam Hidup Kita)Penulis: Chitra Banerjee Divakaruni, 2005Alih bahasa: Gita Yuliani K., 2010ISBN: 978-979-22-5368-9, 264 hlm, 20 cmPenerbit: PT Gramedia Pustaka Utama REVIEW BUKUBuku ini adalah kumpulan cerita pendek yang membawaku melanglang buana sebagai imigran India di benua Amerika. Hampir semuanya berlatar di Amerika, meski sebagian juga sempat menceritakan kisah-kisah di daerah asal di India. Tidak ada benang merah khusus sebagai penyambung di antara satu cerita dengan cerita berikutnya. Seperti judulnya, cerita-cerita di buku ini bisa terjadi pada siapa saja. Membisikkan segala pertanyaan, ungkapan, sentilan, sindiran, komentar, cemoohan, bahkan pujian yang mungkin kita sembunyikan rapat-rapat, tanpa pernah merasa perlu diungkapkan. Kata-kata yang cukup kejam, kasar, tidak berperasaan, yang aku yakin ada di setiap hati kita semua, hehehe. Tapi tenang, tidak ada yang tahu. Cukup penulis da…

Ashton Kutcher, Ini Daftar Filmnya yang Wajib Ditonton!

Image
Berhubung ketika wiken masih banyak yang #dirumahaja, boleh banget lah membongkar film-film lawas yang sekiranya bisa menghibur sekaligus mengisi waktu. Gapapa ya sabar dulu, lebih baik kalau kegiatannya belum urgent, mending di rumah aja dulu deh. Yak, kali ini kita akan membahas film-filmnya Ashton Kutcher. Buat yang belum tahu, Ashton Kutcher ini sempat jadi idola remaja lho. Memulai debutnya di serial Amerika “That 70s Show”, banyak film-filmnya yang jadi box office di masanya. Gak cuma di genre rom-com aja, akting doi juga bagus banget di film-film drama. Saat ini, Ashton Kutcher memang sudah jarang banget tampil di layar lebar. Doi lebih sibuk dengan bisnis dan kegiatan amalnya bersama sang istri, Mila Kunis.Menurut aku, banyak banget yang ngeremehin aktingnya Kutcher, semata karena memang imagenya yang bengal tapi ganteng, gara-gara acara hitsnya di MTV “Punk’d”. Tapi sesungguhnya pilihan-pilihan filmnya beragam dan bagus untuk ditonton. Buat aku, Ashton Kutcher bisa dibilang s…

Kenapa Harus Menulis?

Image
Kesukaan menulis ternyata sudah kupupuk sejak belia. Berawal dari curahan hati di buku harian, mencipta puisi di halaman belakang buku-buku pelajaran, sampai menulis cerpen di kertas-kertas tidak terpakai milik ayahku di meja kerjanya di rumah. Pengalaman menulis itu memberikan ketenangan sekaligus menjadi jalan keluar bagi kesemrawutan di kepalaku. Beranjak dewasa dan sibuk dengan kegiatan kuliah sambil bekerja sempat membuatku melupakan hobi menulis. Begitu banyak hal baru yang kala itu terasa lebih menarik. Salah satunya bekerja dan punya uang sendiri sehingga aku bisa puas berbelanja buku. Membeli buku baru adalah salah satu kemewahan di masa remajaku. Biasanya kami sudah cukup terpuaskan hanya dengan meminjam di perpustakaan sekolah atau menyewa di taman bacaan. Dalam hal membaca aku tidak pilih-pilih. Hampir segala genre buku aku cicipi. Saking serunya bertualang di dunia membaca, aku benar-benar melupakan soal tulis menulis. Sampai datang masa kejayaan Friendster. Waktu itu men…

Mengenang Sapardi Djoko Damono, 19 Juli 2020

Image
Kala itu aku sedang jatuh cinta. Membaca karyamu itu seolah mewakili perasaanku pada si kesayangan. Karena cinta memang sesederhana itu. Sesederhana ingin selalu melihatnya tersenyum, dan andai bisa, akan kuusahakan segala yang kamu harapkan. “Aku ingin mencintaimu dengan sederhanaDengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abuAku ingin mencintaimu dengan sederhanaDengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada”Lalu waktu berjalan cepat. Segala yang menyenangkan memang terasa lebih cepat berlalu. Waktu bersamanya terasa singkat. Namun ketika berpisah, sebuah penantian terasa lama. Kapankah pertemuan akan terjadi?"Mencintai angin harus menjadi siutMencintai air harus menjadi ricikMencintai gunung harus menjadi terjalMencintai api harus menjadi jilatMencintai cakrawala harus menebas jarakMencintaiMu harus menjadi aku."Sepertinya masa-masa bulan madu berakhir. Kami mulai banyak berdebat. Yang tadinya perbedaan a…