14+ First Love - 2015 (Spoiler Alert)

https://leschroniquesdecliffhanger.com/2017/06/02/14-ans-premier-amour-critique/


Film ini kudapat tanpa sengaja di youtube. Melihat pemainnya masih muda belia, tentang cinta pertama, lalu kulihat rating di IMDB. Oke, kuputuskan untuk menontonnya. 


Film ini manis sekali. Menceritakan tentang kisah cinta pertama si Alex yang baru menginjak masa puber, yaitu 14 tahun. Sejak pertama kali melihat Vika di taman, Alex penasaran dan terus berusaha untuk berkenalan. Berbagai cara dilakukan. Stalking di media sosial, menunggu pulang sekolah agar bisa melihat dari kejauhan, bahkan nekat datang ke pesta sekolah Vika meski tidak diundang. 



Vika seorang gadis yang cool  Misterius namun tidak neko-neko. Tidak nakal tapi juga bukan gadis yang pendiam. Sampai akhirnya Alex berhasil mendapatkan nomor ponsel VIka, meski sebelumnya harus menjadi korban dikeroyok anak-anak nakal teman sekolah Vika. Alex yang biasanya diam dan tidak banyak bicara, berteriak kegirangan karenanya.


Alur ceritanya pelan tapi tidak membosankan. Dirilis tahun 2015, jadi di sana sini muncul piranti teknologi. Masih standar sih, seperti ponsel dan PC. Namun ada satu adegan ketika Alex mengeluarkan tape jadul yang masih menggunakan kaset untuk mengesankan Vika. Mereka tampak sangat mengagumi benda jadul tersebut. Juga kaset rekaman sendiri buatan ayah Alex. Lalu aku tersadar, aku juga sudah jadul
😄


Para pemain tampil polos seperti wajarnya remaja usia 14 tahun. Karena film ini dari Rusia, lumayan memberi pemandangan berbeda dalam hal visual. Kekhasannya adalah kulitnya pucat dengan kontur wajar yang serba runcing tidak bulat. Cantik dan gantengnya juga klasik, seperti di kisah-kisah dongeng HC Andersen.


Singkatnya, film ini ringan dan menyenangkan. Sekilas digambarkan kehidupan orang-orang biasa (bukan borjuis) dan kehidupan di sekolah pemerintah. Sebagai penonton yang berasal dari kebudayaan yang berbeda, melihat kehidupan sehari-hari dari negara lain di film adalah hal yang sangat menarik. Bukan kehidupan serba wah yang sering digadang-gadang di televisi, tapi justru kehidupan nyata lah yang ingin diketahui, supaya bisa belajar hal baru. Itulah keajaiban film buat aku.  


Beberapa kali menonton film non Hollywood membuatku jatuh cinta. Film Hollywood kini trennya kebanyakan heboh dengan aksi. Jadi melihat film dengan sudut pandang yang berbeda membuatku berpaling hehe. Sayang aksesnya masih susah ya di sini. Kalau kepo juga, beberapa film sempat aku bahas juga di artikel lain.


Oiya kembali ke film ini, ternyata soal cinta pertama sama saja di belahan bumi mana pun. Kalau diingat-ingat menggemaskan, dan seringnya bikin tertawa tersipu 😇    


Comments

  1. I recommend Manhattan Love Story... a 2005 movie titled Little Manhattan. Was impressed first time watching it, kinda reminded me of Ricky and me (our childhood Ricky and Zico, hope you remember em 😻)

    ReplyDelete
  2. Wow, thanks. i will put it on my bucketlist :))

    ReplyDelete

Post a Comment

what do you think? :)

Popular Posts