Rumah Atsiri : Berlibur sambil belajar




Maskot dari Rumah Atsiri, Mawar Bulgaria, sebagai penanda kerjasama Indonesia-Bulgaria


Rumah Atsiri.

Ada yang sudah pernah tahu sebelumnya?

Dalam perjalanan pulang dari Solo kemarin, seorang teman mengusulkan untuk mampir ke Rumah Atsiri. Tempat baru, bisa istirahat sambil makan, HTM nya juga terjangkau. Ehem.

Ayok lah, searah ini.

Lokasinya di perbukitan di Tawang Mangu, Sepanjang perjalanan disuguhi pemandangan sawah terasiring, macam di Ubud. Benar-benar memanjakan mata. Tentu saja dengan latar belakang Gunung Lawu. Temanku yang seorang anak gunung pun bercerita legenda di Gunung Lawu, sebagai hiburan di jalan. Hiyy, serem.

Begitu sampai di sana, masuk ke tempat parkir, disuguhi pemandangan hamparan lavender.

rasanya ingin rebahan disana :))


Cantik ya?

Aku langsung membayangkan punya beginian di depan rumah, Hehehe

Oiya di sini sistemnya menggunakan voucher. Di pintu gerbang masuk, kita akan diminta membayar Rp50.000,- per orang, yang akan menjadi saldo di kartu. Setiap orang akan mendapat satu kartu. Nantinya saldo tersebut dapat digunakan untuk menikmati berbagai fasilitas, termasuk makan di restoran.

Fasilitasnya apa saja sih?

Jadi ada agenda tour setiap jamnya. Tour akan dipimpin oleh seorang educator, yang tugasnya mengarahkan dan menjelaskan.

Di tour kebun, educator menjelaskan tentang berbagai macam tanaman atsiri di kebun tersebut, sejarahnya, khasiatnya, serta bagaimana proses penyulingannya.

Ada 2 jenis dandang, terbuat dari bahan tembaga dan aluminium. Untuk parfum digunakan dandang tembaga, karena tidak merusak aroma. Sedangkan untuk obat, digunakan dandang aluminium.


Btw, atsiri apaan sih?

Berdasarkan penjelasan si babang educator, atsiri adalah tanaman aromatik. Pada umumnya, tanaman ini sudah memiliki aroma yang khas dan dapat tercium secara alami, atau perlu diproses sedemikian rupa sehingga aromanya baru bisa keluar.

Kurang lebihnya begitu ya :p

Kembali ke fasilitas tadi.

Sedangkan di tour museum, educator akan menjelaskan mengenai sejarah berdirinya Rumah Atsiri.

Ternyata Rumah Atsiri ini dulunya pabrik penyulingan atsiri milik pemerintah. Karena satu dan lain hal, akhinya ditutup dan kemudian dibeli oleh swasta, pemiliknya saat ini.

Untung ya, jadi aset ini masih terselamatkan.

Ada lagi agenda workshop, aneka kegiatan dari pabrik yang dibuka untuk umum. Macamnya seperti membuat lilin aromatik, membuat minyak, menarik ya?!

Kalau mau puas berlibur di sini, sebaiknya datang pagi, sehingga bisa mengikuti semua agenda hari tersebut.

Karena kami khawatir kemalaman, kami hanya mengikuti tour kebun. Saldo kartu dipotong Rp15.000,- saat masuk ke area kebun.

Kami ikut rombongan tour jam 2 siang. Kurang lebih 1 jam kami habiskan di kebun. Educatornya masih muda dan banyak bercanda, sehingga tidak membosankan. Di akhir tour, beliau juga mau memotret kami. Lumayan buat kenang-kenangan.




difotoin babang educator yang baik hatinya


Setelah puas berfoto, kami menuju restoran. Sisa saldo di voucher sebaiknya dihabiskan, karena tidak dapat dikembalikan (refund).

Karena buru-buru dan juga kelaparan, jadi lupa deh fotoin makanannya. Kami memesan nasi goreng Atsiri agar menghemat waktu hehehe.

Menu makanannya Indonesia, dengan harga standar restoran ya. Kemarin kita beli nasgor Rp 25.000,- dan es teh Rp15.000,- Rasanya cukup enak kok. Lumayan gak bingung cari makan lagi di jalan. Karena saldo kartunya kurang, harus nambahin lagi uang cash.

Di sebelah restoran terhampar pemandangan bunga-bunga lagi, Di belakang sana, ada juga tempat pembelian bibit, bagi yang berminat membawa pulang.

Aku jadi ingat Ibuku. Pasti seneng banget lah kalo diajak ke sini. Mungkin langsung khilaf bawa oleh-oleh bunga (:

semua bunga cantik ini juga masuk kategori atsiri lho

Sebelum pulang, wefie dulu dong. Semoga kelak diberi kesempatan lagi ke sini ya, biar bisa puas mengikuti semua agendanya. Amin.





Comments

  1. Udah lama banget nih aku pingin kesini, padahal deket dari Solo, tapi belum jadi2. Hahaha. Paling ngga ada bayangan dulu pas baca blog ini. Itu 50rb nya kalo sisa bisa di refund atau gimana mba? Asik tempatnya sih tapi, lumayan buat tambah2 konten kece instagram

    ReplyDelete
    Replies
    1. Refund gak bisa mba, mendingan dihabisin aja hahaha

      Bnr bgt. Tmptnya juga keren buat foto2.

      Seneng deh pokoknya. Aku aja pingin balik :)

      Delete
  2. Wahhh, keren ya kak., bisa jadi wisata edukasi juga. Gimana harga makanan di sana kak? Standar kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yah standar resto lah ya. Baru nyobain nasgornya sih. Lumayan enak.

      Delete
  3. Banyak ya ilmu yang bisa diambil dengan berkunjung di Rumah Atsiri.

    Penasaran dan pingin jln2 kesana,,, Pasti seru deh, bisa sklian utk foto2...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah sekarang mah ada tol, enak kmana2 terasa lebih dekat 😉

      Delete
  4. Hwaaa... Jadi teringat Almarhumah ibu saya... Sama Mbak... Bs khilaf juga belanja bibit bebungaan. Hmm, Rumah Atsiri yaa... Noted. Secara udah lama gak ke Tawangmangu. Dulu pernah nginap di sana du satu bungalow acara kampus, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa kabarnya mereka akan soft openinh bulan oktober. ((Ternyata belum opening)).

      Kita tunggu aja ya.. aku juga pingin balik lagi 😘

      Delete
  5. Ya ampppunnnn, mupeng maksimal saya liat bunga-bunganya.
    Saya tuh pecinta bunga-bunga, rasanya betah aja kalau bikin taman dekat rumah dan penuh bunga.

    Sekarang udah banyak ya yang kayak usaha gini, memanfaatkan bahan alami

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya samaaa mba.. suka liatnya.. tapi kurang telaten merawatnya.. ((:

      Delete
  6. Sering dengar minyak atsiri, tapi baru tahu kalau ada rumah atsiri. Jadi pengen kesana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bisa dicoba utk alternatif liburan lho :)

      Delete
  7. Keren yah sistem ut pengunjung pake kartu vocer. Hoo jadi ngerti gmn aroma untuk parfum didapatkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa dan jd gak heran pantes parfum itu harganya mahal, wong buatnya aja susah

      Delete
  8. Aku kalau pulang kampung Madiun ke rumah mertua lewat rute Karanganyar -Magetan lewat sini.
    Eh blom.sampai mampir, tol sudah jadi hihi..enggak jadi jadi deh ke sini
    Aku keknya kalau ke sini juga bakal borong bunga hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha suka begitu ya. yang dekat malah dicuekin, liburnya yang ke jauh2 hehe

      Delete
  9. aku pribadi paling senang kalau berkunjung ke tempat wisata dengan suasana Alam, entah kenapa suasana alam memang selalu membawa ketenangan dan kedamaian dalam hati. Dan tidak seidkit akhirnya kunjunganku ke tempat wisata seperti ini melahirkan puisi-puisi

    ReplyDelete
    Replies
    1. oo jadi itu rahasia berpuisinya... inspirasi langsung dr alam ya :)

      Delete
  10. Seger lihat wisata yang tanaman2 gini. Edukasinya dapat, refreshingnya juga dapat. Memang seperti ini paling dirindukan ketika saya sendiri berada di lingkungan yang berpolusi :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaa ademm banget suasananya. bikin males pulang. apa daya besoknya kerja huhuhu

      Delete
  11. Sempet liat di IG Storiesnya Alodita di Kebun Atsiri ini, disekitarnya ada penginepannya juga kah ? Asri ngelihat bunga-bunga gitu. Kalo ngga salah bunga-bunga ini bahan baku pembuat essential oil. Bunga disana juga bisa dibeli yah ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo hotel mgkn saja ada mba, aku kemarin dari Solo menuju Surabaya, jadi lewat je.

      bener, bibit tanaman dan bunganya dijual juga disana.

      Delete
  12. Kirain perumahan atsiri pertanian di citayam tahunya tawangmangu sana ya. Pas jalan ke sana malah ga sempat ke sini eh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. biasanya tawang mangu cuma tahu Grojogan Sewu saja.. ternyata ada alternatif ke sini, cobain mampir mas :)

      Delete
  13. Masya Alloh cantik bgt sih Mba, aq bakalan betah tuh dsana. Semuanya bunga2 n wangi bunganya semerbak semua kyknya. Well noted bgt nih, klo bisa maen ksana

    ReplyDelete
  14. Wah seru banget, ngajakin anak2 juga liat prosesnya sekaligus belajar jg bisa kali ya?Ternyata kalau ke sana bisa go show ya , gak harus bikin janji dulu. Harus berombongankah?Kalau perorangan bisa juga ikutan tournya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin kalau rombongan 1 bis, harus janjian dl kali ya hehe

      Delete
  15. Sering dengar sih, Mbak Kartika. Dan adik saya yang bekeejaan di perusahaan orang India, sering nyebut ini minyak atsiri. Jadi pengin menjelajah ke sana Mbak. Dan bagusnya pagi ya, jadi semua bisa ikut semua tournya. Dan pastinya mencoba nasi goreng atsiri hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas.. masih sekitaran jawa tengah kok.. buat kontrn juga hahaha

      Delete
  16. Aku dulu saat kuliah, pernah belajar sedikit tentang minyak atsiri dan beberapa tanaman penghasil minyak atsiri. dan ternyata ada Rumah Atsiri... Jadi pengen berkunjung suatu hari nanti.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah keren banget, kuliahnya jurusan apa ya? Aku aja kmrn waktu dijelasin tertarik banget, pengen cari2 info juga gt.. ternyata banyak tanaman di sekitar kita yang bermanfaat aromanya

      Delete
  17. Berfaedah banget ya kak kunjungannya selain refresing liat bunga-bunga kita juga mendapatkan ilmu mengenai atsiri ini. Btw memang sih katanya minyat atsiri ini banyak manfaatnya lho.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banyak banget. Dari segi kesehatan atau cuma wewangian juga bisa.

      Delete
  18. Ini ada bedanya dengan minyak atsiri ga yak? coz familiarnya dengan minyak hehe. Btw saya baru tahu bentuk fisik dari Atsiri seperti apa dari blog ini dengan lengkap.

    www.ngopisetengahgelas.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Minyak atsiri adalah hasil penyulingan dari tanaman2 atsiru mas (mbak?) :)

      Delete
  19. Maaf ... Aku kok tertarik dengan bunga atsiri yang kuning seger itu lhhoo mbak. Tapi itu khan harus ditempat yang sejuk ya baru banyak keluar bunga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo menurut educatornya, tanaman itu sbnarnya bisa tumbuh di mana aja. Yg perlu diperhatikan adalah apakah dia suka air atau tidak. Jadi bukan karna hawanya. Jadi hawa itu hanya mitos hehe

      Delete
  20. Bagus-bagus ya tanamannya mba. Jujur banget aku sebenarnya tidak terlalu hobby tanam menanam. Tapi kalau suamiku suka banget menanam di hook rumah kami.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama sih mba. Aku suka liatnya aja. Klo ngerawat kurang telaten. Hehehe

      Delete
  21. Tempatnya bagus dan bisa jadi wisata edukasi juga. Kita jadi tau cara pembuatan parfum dari macam-macam bunga. Aku mupeng liat lavender dan bunga kuning itu lho.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba deh mba mampir ke sana. Biar lihan sendiri dan terkagum2 :)

      Delete
  22. Itu foto bunga yang warna kuning cantiik bangeet yaa . Gimana kalau melihatnya langsung yaa . Jadi ngebayangin hampar an bunga bunga yang lain . Trus lari lari kecil sambil nyanyi ( macam kayak di film India ) . Hahahaha

    Seru yaa bisa jalan jalan sambil belajaar . Gak cuma happy jadi bisa tambah pengetahuan kan ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benerr mbaa kyk film india. Soalnya ada pohon2 nya jugak. Bisa sembunyi ala2 india gitu haha

      Delete
  23. Why there's no photo from the restaurant ?!

    ReplyDelete
    Replies
    1. As I told you, we were in a hurry so we just focus on the meals and ready to go 😊😊

      Delete

Post a Comment

what do you think? :)

Popular posts from this blog

Parasite (2019)

My Life as Writer

Tentu saja aku bisa melakukan semuanya, tapi apakah aku mau?