Sewa Apartemen Harian, Solusi Hemat Liburan Rame-rame

 

sumber: pexels.com/LaMiko


Sudah adakah yang mulai liburan ke luar kota?

Memang masih agak parno sih buat menginap di tempat baru. Tapi jangan khawatir, tempat-tempat wisata dan penginapan sudah beradaptasi dengan kebiasaan baru, kok. Semua protokol kesehatan diterapkan mulai dari proses check in hingga check out.

Libur panjang kemarin aku dan teman-teman juga memutuskan untuk liburan bareng. Kangen sama semuanyaaa!!! 😍😍😍

Kami rasa situasi mulai kondusif, asalkan tetap disiplin menjaga diri sendiri. Kami juga sangat selektif memilih penginapan yang dituju. Cari yang tempatnya bersih dan harganya terjangkau. Apalagi kalau bukan memiliih sewa apartemen harian!

Dari pengalaman libur panjang kemarin, kami benar-benar puas lho dengan piilihan sewa apartemen harian. Alasan yang paling klasik tentu saja karena lebih hemat untuk liburan beramai-ramai. Alasan lainnya? Ini dia....

 

1.     Tidak perlu menambah budget extra bed

Kenapa bisa lebih hemat? Dengan sewa apartemen harian kami bisa mendapatkan satu tempat untuk beramai-ramai. Berbeda dengan menginap di hotel yang dibatasi okupansinya per kamar, tinggal di apartemen bebas memasukkan berapa orang tanpa perlu menambah extra bed. Tinggal pilih saja ukuran ruangan yang sesuai dengan kebutuhan, dengan harga yang lebih terjangkau daripada hotel.

 

2.     Fasilitas di dalam kamar lebih lengkap

Seperti layaknya rumah, fasilitas di dalam kamar apartemen jauh lebih lengkap daripada hotel. Kami bisa memasak dengan normal di dapur (bukan menyetrika roti jadi roti bakar ya, hahaha). Bukan masak yang serius juga sih, minimal bisa bikin mie instan dengan proper dan memanaskan makanan karena tersedia microwave.

Ada juga yang menyediakan mesin cuci sehingga kami nggak perlu repot bawa baju kotor sepulang liburan. Sebagai pelaku sewa apartemen harian dan bisa menikmati fasilitas ini, mantabs!

  

3.     Waktu yang lebih fleksibel buat para pelancong

Keputusan untuk sewa apartemen harian cocok banget buat kami para pelancong yang nomaden. Tidak ada jam check in dan check out yang mengikat, sangat memudahkan buat kami yang suka lupa waktu saat liburan. Tidak ada drama telat check in/check out, bebas keluar masuk serasa rumah sendiri.

 

4.     Lokasi yang strategis

Lokasi apartemen biasanya sudah berada di tempat-tempat yang mudah diakses. Dekat dengan pusat keramaian kota, akses jalan tol, stasiun ataupun bandara, bahkan dekat dengan tempat wisata.

Liburan panjang kemarin kami sempat mencicipi untuk sewa apartemen harian di 2 lokasi yang berbeda untuk mendekati tempat wisata yang kami tuju. Gak perlu khawatir lagi soal transportasi, dan bisa lebih fokus ke liburannya!

 

5.     Fasilitas di sekitar apartemen lebih lengkap

Ide awal apartemen yang untuk hunian, membuat banyak fasilitas yang tersedia di sekitar apartemen. Mulai dari mini market, sky garden, kolam renang, gym, hingga play ground buat keluarga yang membawa anak-anak. Apalagi dengan mengusung konsep kekinian yang serba instagramable, pas banget lah buat misi liburan kami: menambah stok foto! :D

 

6.     Administrasi lebih simpel

Karena apartemen adalah properti pribadi, urusan administrasi bisa lebih gampang karena tergantung dengan komunikasi antara pemilik properti dan penyewa saja. Tidak ada keribetan saat check in, atau kewajiban deposit dan semacamnya. Gampangnya, pintar-pintar nego lah!

 

Selain kelebihan, tentu ada kekurangannya juga memilih sewa apartemen harian. Salah satunya adalah pilihan apartemen yang belum banyak. Bingung juga kali ya, dimana cari info apartemen? Jangan khawatir, sekarang sudah banyak sekali informasi mengenai sewa apartemen harian di beberapa kota besar di Indonesia. Tinggal pilih mana kota tujuanmu dan mana lokasi apartemen yang kamu taksir, dan bisa booking secara daring. Sesuai cita-cita kita semua, liburan jadi lebih hemat dan praktis! 😎😎😎

Comments

  1. Udah beberapa kali nih mempertimbangkan apart untuk jadi tempat nginap, tapi masih ragu aja. Mungkin karena memang belum terbiasa ya jadi masih harap2 cemas kalo mau nginap di apart gini. Tapi, biasanya sih aku secara personal suka hotel itu karena bisa cicip2 sarapan yang jenisnya banyak hahaha dan gak mungkin tercapai kalo nginap di apart

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha bisa juga sih, BF di hotel emang menggoda ya 😊 tapi kalau aku malah sering skip BF karena memang pengen eksplor menu sarapan khas di kota yg sedang dikunjungi. Seru aja gitu blusukan sampe ke pasar tradisional, sering nemu harta karun mah di pasar 🀠

      Delete
  2. Wahhh seru banget yaa.. Tapi kalau harian gitu agak lumayan ya harganya.. Andaikan ada paket sewanya yah, jadi bisa lebih lama di apartementnya huhuw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu kan bisa nego sendiri sama pemilik apart-nya kak. Menurut aku sih pinter2 kita aja negonya, mereka juga seneng kan kalo kita stay lebih lama di properti mereka, imho 😊

      Delete
  3. waah nice sharing nih mba, kalo aku jalan2 sama keluarga enakan sewa apartemen kali yaa

    ReplyDelete
  4. Seruuu, mba Kartika 😍 Saya lumayan sering sewa apartment / condotel kalau sedang biztrip dalam jangka waktu lama. Sebab fasilitasnya yang lengkap memudahkan saya, especially dapur dan laundry machine-nya πŸ˜‚

    Tapi selama ini saya sewa apartment / condotel masih under management (similiar with hotel), jadi jam check in-outnya sama kayak masuk ke hotel biasanya jam 2pm masuk dan jam 12pm ke luar. Hehehe.

    Yang mba review ini lumayan banget, jam check-in dan check out-nya dibebaskan πŸ˜† Secara kadang kita mau late check out semisal masih ingin santai di penginapan πŸ˜‚

    ReplyDelete
  5. Kalo rame2 emang bisa irit kalo ke apartemen dan keseruannya seperti rumah sendiri ya. Tapi kalo sendiri, pengalaman saya malah gk enak hehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Halo, terima kasih sudah membaca. Tinggalkan komentar ya, biar aku bisa balas BW 😊

Popular posts from this blog

Pengalaman Pertama Jadi Komuter di Ibukota. Siapa Takut?!

Tentu Saja Aku Bisa Melakukan Semuanya, Tapi Apakah Aku Mau?

Kecombrang, Pemilik Aroma Segar Dan Rasa Khas Dari Hutan Indonesia