Terima kasih 30HBC21!



Tantangan tahunan 30 hari bercerita atau yang lebih sering dikenal dengan singkatan 30HBC sudah usai. Buat teman-teman yang belum tahu, 30HBC ini adalah kegiatan tahunan yang diselenggarakan di instagram oleh akun @30haribercerita, hanya di bulan Januari. Tema berceritanya bebas, kecuali ada tema khusus yang diberikan di hari-hari tertentu. Tahun ini istimewa, karena tema diberikan di setiap tanggal genap.

Tantangan ini tidak sulit, sebenarnya. Bercerita itu gampang. Tentu saja banyak kejadian yang dialami dalam satu hari. Tapi apakah kejadian itu layak diceritakan? Kalaupun ada sebuah kejadian yang sangat berkesan, dari sudut pandang mana kejadian ini mau diceritakan? Apa yang ingin disampaikan dari cerita tersebut?

Bercerita itu gampang, tapi tidak semudah itu πŸ˜†

Kalau dikasih tema kan jadi lebih gampang?

Buatku sebenarnya sama aja sih. Kalau temanya bebas, tentu lebih enak karena bisa bercerita tentang apa saja. Kekurangannya, ada hari-hari ketika sama sekali tidak ada ide. Kalau temanya ditentukan, bisa juga ada kejadian dimana sama sekali nggak punya ide untuk mengembangkan tema tersebut. Hahaha, susah ya jadi manusia πŸ˜‹

Nah, penemuan menarik di tahun ini adalah ketika aku menulis sebuah cerita dalam tema Melalui Badai. Hari itu adalah di hari ke-16. Ketika akhirnya cerita selesai kutulis, entah kenapa aku tidak ingin mempostingnya.

Ketika menulis cerita itu aku sempat menangis, mengenang masa-masa perjuanganku kala itu. Tidak pernah kusangka pengalaman itu masih membekas begitu dalam, dan sampai hari ini masih bisa membuatku menitikkan air mata. 

Fiuh, ajaib ya cara kerja otak kita ini. Bisa menyimpan suatu kenangan di sudut kedalaman yang tak terkira, lalu muncul begitu saja ketika sebuah kalimat mengingatkannya.

Hari itu aku menyadari, ternyata aku belum selesai dengan “badai” itu. Kejadian itu jarang kuingat tapi ternyata aku belum benar-benar lupa. Mungkin aku perlu lebih sering menuliskannya. Dan suatu hari nanti, aku bahkan sudah bisa menertawakan diri sendiri jika mengingatnya.

Terima kasih 30HBC21. Selalu menyenangkan bermain kata dengan kalian semua. Sampai jumpa tahun depan πŸ˜‰πŸ˜‰


Baca juga: Tombo Kangen

 

Comments

  1. Beberapa temen instagramku juga ikut 30 hari bercerita, dan menarik! bisa melihat dunia lewat kisah-kisah mereka. Tapi aku sendiri belum pernah ikutan sih, hehe.

    Soal tema, kayaknya beda nih sama aku. Aku kalau dikasih tema dari orang lain, apalagi temanya sangat spesifik malah jadi bingung nulisnya, jadi berasa ada ekspektasi yang diharapkan dari tulisan tersebut, sehingga membuatku kurang bisa leluasa berekspresi. hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahh kirain ikutan bercerita juga, sempet niat mau nanya akunnya apa #eh

      Ah tema spesifik memang lebih susah ya Mas 😁😁 beruntung temanya 30HBC selalu general sih, malah lebih ke refleksi diri menurutku. Lebih menarik sebetulnya. Tapi, untuk satu topik badai itu, rasanya terlalu mengekspos diriku. Sungguh, aku belum siap viral πŸ˜‚πŸ˜‚

      Delete
    2. hahaha, IG kamu dah aku follow kak, follback yak πŸ˜‚. . Soal badai, tenang aja kak, selalu ada langit yang terang dan pelangi yang indah setelah turunnya hujan badai. *aseeek πŸ˜‚.

      Delete
    3. Done fb kakaaaa πŸ˜‚πŸ˜‚

      Siappp.
      Ada selasih ada bunga pepaya,
      Terima kasih atas peribahasanya 😊😊

      Delete
  2. woo ada yang begituan yang, bercerita bebas 30 hari.. saya baru tahu. ahh.. buka Instagram aja saya malas rasanya wkwkwk
    Terimakasih sudah berbagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2, iyaaaa ini diadakan di IG. Kabarnya sih dulu awalnya di twitter, lalu pindah ke IG.

      Delete
  3. Tiada kata seindah cerita ya, Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Bu, menarik membaca cerita banyak orang, bisa random banget juga topiknya :D

      Delete
  4. Aku ikut tantangan ini 2 kali di tahun 2020, wow sungguh rajin diriku 🀣

    Pas awal tahun ikutan tapi versiku sendiri, terus diposting di IG story, nah di akhir tahun ikutan lagi cuman namanya beda 30 days writing challenge, bareng sobatku dan udah ada temanya. Seru parah, tapi gempor sih πŸ˜†

    ReplyDelete
    Replies
    1. lumayan gempor hahaha, soalnya peer banget kan cerita setiap hari dan nyari foto yang pas :P tapi selalu kangen sih, aku sejak 2018 sudah ikutan, dan tiap tahun masih ikutan :D

      Delete
  5. wah semangat ya, aku belum tentu bisa setiap hari

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi iya Bu, harus semangat biar nggak ngutang cerita

      Delete
  6. ternyata ini tantangan ig dipindah ke blog ya...menarik juga sih

    jadi bisa latihan menulis dengan jeda pendek sembari balapan dengan deadline publish...jujur aku kayaknya ga sanggup walau kalau uda nyemplung nulis bisa ketagihan sampe ga bisa berhenti

    terlebih tiyap tema punya cerita tersendiri untuk masing masing peserta ya..yang mana isinya bisa seolah membawa kita melintasi lorong waktunya doraemon πŸ˜ƒ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan mbak, tantangan ini di IG. Ini aku sedikit cerita aja di blog, buat kenangan hahaha Soalnya baru kali ini aku berhasil bercerita selama 30 hari tanpa hutang. Tahun2 sebelumnya sampai februari masih bayar hutang :P

      Delete
  7. Rata-rata kalau aku selalu mengingat kejadian2 yang menyedihkan dalam hidup aku. Aneh memang

    Dari dulu pengen ikutan 30HBC, cuma selalu gagal karena males kalo post di ig, hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha, iya mbak. kadang malah suka ketawa sendiri, atau maluu kenapa dulu alay begitu :P

      oalah, coba lah sekali waktu, buat menantang diri sendiri juga sih :D aku juga sempat hadir di kopdar surabaya dan jakarta, seruuuu sekali, tapi tahun ini krna kopid jadi ditiadakan

      Delete

Post a Comment

Halo, terima kasih sudah membaca. Tinggalkan komentar ya, biar aku bisa balas BW 😊

Popular posts from this blog

Tentu Saja Aku Bisa Melakukan Semuanya, Tapi Apakah Aku Mau?

Kecombrang, Pemilik Aroma Segar Dan Rasa Khas Dari Hutan Indonesia

Pengalaman Pertama Jadi Komuter di Ibukota. Siapa Takut?!