Posts

Showing posts from November, 2020

Capernaum (2018): Menjadi Orang Tua Mungkin Sulit, Menjadi Anak Apalagi

Image
Capernaum dibuka dengan kisah tentang Zain, seorang bocah laki-laki dari Beirut yang sedang berada di pengadilan. Dirinya merupakan seorang narapidana dengan vonis lima tahun di penjara anak-anak karena telah menusuk seseorang. Tapi persidangan kali ini berbeda karena dia sedang menuntut kejahatan orang tuanya, karena melahirkannya dan adik-adiknya ke dunia ini tanpa rencana, membiarkan anak-anaknya hidup dalam kemiskinan, dan sepertinya masih akan terus punya anak lagi. Lalu cerita beralih ke masa lalu ketika Zain masih di rumah bersama keluarganya. Diceritakan bahwa Zain terlahir dari keluarga miskin. Usianya diperkirakan 12 tahun (saking miskinnya, tidak ada satupun anak yang terdata secara administrasi di negara). Tidak diceritakan secara mendetil sih, namun di rumahnya, selain Zain dan adiknya Sahar, masih ada sekitar enam atau tujuh orang adik lagi! Zain dan Sahar (dua anak yang paling besar) harus bekerja pada sebuah toko kelontong dan menjual jus untuk membantu orang tuanya

Menjadi Pemimpin bagi Diri Sendiri, Menjadi Agen Perubahan Pendidikan di Indonesia

Image
Aku tumbuh di keluarga yang sederhana. Tidak banyak yang kami miliki, namun orang tuaku selalu mengusahakan segalanya, terutama jika berkaitan dengan pendidikan. Aku selalu ingat pesan Ibu soal ini, bahwa hanya pendidikanlah yang bisa menolong kami kelak. Mau menjadi apapun kami kelak saat dewasa, jalan satu-satunya adalah dengan bersekolah setinggi mungkin. Mengetahui Ibu mengusahakan segalanya untuk pendidikan, kami tidak punya hati untuk menyia-nyiakannya. Target kami sederhana, harus bisa masuk sekolah negeri, agar biayanya lebih terjangkau. Beruntung hingga di bangku kuliah, kami bisa masuk ke universitas negeri dan lulus dengan baik. Jika hari ini aku mengenang masa lalu, aku bangga dan sangat berterima kasih karena orangtuaku mementingkan pendidikan kami. Saat ini, kami semua sudah merasakan manfaat pendidikan yang kami tempuh dulu. Kami bisa bermanfaat buat orang lain, dan yang paling penting bisa mandiri dan bisa membanggakan orang tua. Aku sepenuhnya sepakat dengan pend

Sewa Apartemen Harian, Solusi Hemat Liburan Rame-rame

Image
  sumber: pexels.com/LaMiko Sudah adakah yang mulai liburan ke luar kota? Memang masih agak parno sih buat menginap di tempat baru. Tapi jangan khawatir, tempat-tempat wisata dan penginapan sudah beradaptasi dengan kebiasaan baru, kok. Semua protokol kesehatan diterapkan mulai dari proses check in hingga check out . Libur panjang kemarin aku dan teman-teman juga memutuskan untuk liburan bareng. Kangen sama semuanyaaa!!! 😍😍😍 Kami rasa situasi mulai kondusif, asalkan tetap disiplin menjaga diri sendiri. Kami juga sangat selektif memilih penginapan yang dituju. Cari yang tempatnya bersih dan harganya terjangkau. Apalagi kalau bukan memiliih sewa apartemen harian ! Dari pengalaman libur panjang kemarin, kami benar-benar puas lho dengan piilihan sewa apartemen harian . Alasan yang paling klasik tentu saja karena lebih hemat untuk liburan beramai-ramai. Alasan lainnya? Ini dia....   1.       Tidak perlu menambah budget extra bed Kenapa bisa lebih hemat? Dengan sewa aparteme