Roadtrip Pulau Jawa-Bali selama 12 hari : Apa saja yang harus dibawa?

Image by Miriam Verheyden from Pixabay


Sudah lama kami bercita-cita melakukan perjalanan darat -atau roadtrip bahasa kerennya-, menjajal tol trans Jawa dari ujung ke ujung. Sederhana ya cita-citanya hehehe. Penasaran aja sih, apalagi saat ini tol sudah sampai di Probolinggo. Rada telat ya hehehe. Libur lebaran kemarin kami hanya berlibur di Jawa Barat, jadi gak terjun dalam euforia tol baru.

Jadilah libur akhir tahun kemarin kami wujudkan mimpi roadtrip itu. Berbekal 12 hari jatah cuti kerja dan anak sekolah, kami putuskan sekalian dong menyeberang ke Bali, nanggung amat sampai Probolinggo doang.

Akhirnya kita sepakat rute roadtrip kita kali ini adalah dari Tangerang menyusuri tol trans Jawa, transit di Magelang dan Jogja, mampir di rumah Sidoarjo, mudik ke orang tua di Probolinggo, lanjut ke Bali. Pulangnya dari Bali langsung ke Malang, mampir lagi ke rumah Sidoarjo, singgah di Semarang, lalu ke kembali ke Tangerang.

#markicabs



Persiapan roadtrip 12 hari

Selama 2 minggu kami mempersiapkan segala sesuatunya. Rombongan kami terdiri dari nenek dan anak, jadi persiapan sangat spesifik sesuai kebutuhan kami selama di jalan.

Berikut persiapan kami untuk roadtrip selama 12 hari :

1.       Penginapan

Kami langsung memesan hotel untuk tiap kota transit setiap malamnya. Soal hotel ini sebetulnya tricky ya. Terkadang pesan hotel sebelumnya itu tidak fleksibel. Namanya juga di jalan ya, ada macet, ada situasi kondisi yang mungkin di luar perkiraan. Kalau sudah pesan hotel duluan, terkadang malah merepotkan, kejar-kejaran waktu jadinya. Tapi mempertimbangkan ada orang tua dan anak, gak bisa lah kalo pake aliran bekeper ya hehehe. Yah jadi sambil memesan, sambil berdoa juga agar perjalanan roadtrip ini lancar sesuai rencana, amin.

Kami lebih menyukai pilihan kamar hotel family. Seru aja gitu, ngumpul bareng, bisa ngobrol-ngobrol lagi meskipun di mobil juga barengan terus sih ya hahaha. Lagian kamar family harganya juga bisa lebih miring, daripada pesan 2 kamar sekaligus.

Oiya, selalu konfirmasi ke pihak hotel bahwa kami akan (pasti) terlambat check in :D



2.       Itinerary roadtrip

Itinerary harian kami buat senyaman mungkin. Santai tapi tetap harus fokus. Kami harus transit setiap malam untuk istirahat, karena sudah booking hotel tentunya hahaha. Kami juga tidak ambisius untuk mengunjungi tempat wisata yang sedang ngehits. Kami hanya mendatangi tempat wisata yang belum pernah, atau perlu diulang, namun tidak melenceng jauh dari jalur yang direncanakan.

Untuk akurasi kami juga mengukur jarak tempuh dan perkiraan waktu di jalan. Ini penting karena kami perlu waktu yang hampir pasti untuk menentukan di kota mana akan pesan hotel. Kalaupun meleset, ya jangan jauh-jauh.

Oiya, selalu tambahkan alokasi waktu untuk kemungkinan macet di jalan. Jangan lupa waktu makan dan istirahat juga dimasukkan dong.



3.       Konsumsi selama roadtrip

Untuk kepraktisan, kami selalu ambil paket sarapan di hotel. Meskipun kadang bosen juga ya dengan sarapan hotel yang mainstream setiap harinya, tapi ini membantu banget mengurangi kerempongan di pagi hari. Nah untuk makan siang dan makan malamnya jadi punya kesempatan untuk wisata kuliner, yippi!! Jadi kami juga menyiapkan itinerary untuk kuliner lho, terniat yaa hahaha



4.       Budget toll dan bensin buat roadtrip

Jangan lupa top up e-toll. Secara resmi, tarif tol trans Jawa dari Jakarta sampai Probolinggo adalah Rp.727.500,- Karena kami berangkat Tangerang, budget kami tambahkan. Tapi jangan khawatir, di setiap rest area tersedia fasilitas top up e-toll kok.



5.       Kondisi mobil yang prima 

Sebelum berangkat, jangan lupa cek kondisi mobil ke bengkel. Informasikan juga ke mekanik bahwa mobil akan dipakai untuk roadtrip. Bengkel yang terpuji akan memberikan tips dan masukan agar perjalanan tetap aman dan nyaman.





Apa saja yang perlu dibawa saat roadtrip selama 12 hari

1.       Baju

Awalnya kita bingung juga, mau bawa baju sebanyak apa ya. Mengingat untuk memakai jasa laundry hampir tidak mungkin, kan tiap malam pindah kota. Oke jadi solusinya bawa baju yang bahannya ringan (one piece saja), bawa bawahan secukupnya. Karena ada tujuan pantai, jangan lupa bawa baju buat basah-basahan. Untungnya gak ada tujuan gunung, jadi gak perlu bawa baju hangat nan tebal. Lumayan mengurangi beban hehe

Untungnya lagi, kami akan singgah di rumah Sidoarjo. Jadi singgah pertama di rute berangkat untuk menurunkan baju kotor, dan sempat dicuci. Biarkan saja mereka kering dengan bantuan alam, kami melanjutkan perjalanan dengan membawa baju bersih dari Sidoarjo. Lalu singgah lagi di perjalanan pulang untuk menaikkan pakaian bersih untuk dibawa pulang ke Tangerang. Lumayan oleh-oleh baju kotor sudah berkurang :D

2.       Ransum di jalan

Kami juga bawa aneka makanan kering rumahan buat di perjalanan. Terbayang bakal super kangen dengan makanan rumah. Macamnya seperti kering tempe dan abon. Tapi gak lama sih, bekal makanan rumah yang dibawa sudah habis di hari kedua hehehe. Kalau camilan sih gampang ya, bisa beli di minimarket di setiap rest area. Juga bisa sekalian cobain beli jajanan khas setempat.

Oiya, jangan lupa juga untuk selalu menyediakan buah buat di jalan. Kalau sayur mungkin agak ribet ya, kalau buah gampang didapat dan bisa langsung dimakan.

3.       Obat-obatan

Standar sih yang dibawa. Minyak angin, minyak pijat, sirup masuk angin. Ada juga obat pusing, flu, diare. Bisa sih dibeli di minimarket, tapi aku lebih suka kalau serba siaga.
  
4.       Kursi roda buat orang tua

Nenek sebenarnya masih sehat dan bisa jalan kaki. Tapi mengingat perjalanan kami yang heroik dan banyak tempat wisata yang mau didatangi, kami putuskan untuk menyediakan kursi roda buat Nenek. Buat jaga-jaga ketika Nenek kelelahan, dan lumayan juga lo punya tempat gantungan untuk tas belanjaan hehehe

Saat ini kursi roda bisa disewa harian lho. Untuk sewa menyewa ini, aku pernah ceritakan di Traveling dengan Orang Tua.


Setelah mempersiapkan (hampir) segalanya, sisanya ya dinikmati saja perjalanannya. Namanya juga liburan pasti ada (banyak) melesetnya. Gak usah dibawa bingung apalagi stres. Karena kita sudah punya persiapan, paling tidak kita sudah mengurangi sebagian keribetan J


Comments

  1. Huwaaa kangen road trip, saya paling suka road trip, sayangnya seumur-umur baru sekali yang berhasil, itupun masih miss juga karena nggak bikin itinerarynya.

    Kami ke Bali, terus pesan hotel langsung beberapa hari, alhasil kami repot banget kudu balik ke Denpasar mulu tiap hari.

    Terus ke Jakarta, padahal awalnya niat ke Solo doang, akhirnya capek doang nggak bisa dinikmati :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itulah makanya saya ini pemegang aliran persiapan matang. Gak bisa yang spontan2 ala avonturir sejati. Bakal pusing dan stres sendiri deh hahaha

      Boleh lah mbak, dicoba lagi roadtripnya. Aku rasa pengalaman roadtrip juga bagus buat anak2. Karena aku dulu waktu kecil juga sangat terkesan dengan roadtrip yg dibikin Bapak dan Ibu.

      Delete
  2. wah seru kayaknya roadtrip sampai ke Bali ya mbak, kami roadtrip dari Sumatera ke Jawa Tengah baru, tahun depan mudah-mudahan ada kesempatan road trip lagi mau sekalian ke Malang hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahh impianku banget mbak, roadtrip di sumatera. Pengennya berangkat lewat sisi barat, ntar pulangnya lewat sisi timur. Tapi mengingat waktu, sampai hari ini belum kesampain hiks, semoga segera deh bisa terwujud, amin

      Delete
  3. Saya suka bangetttt roadtrip, ada rasa senang tersendiri kalau roadtrip tuuuh hihi. Dulu waktu kecil sering roadtrip edisi mudik sama ortu, dan happy nya bukan main :D

    By the way, saya mirip sama mba, segala sesuatu harus terencana harus matang semua karena kalau dadakan dan asal pilih pasti kecewa dan cape doang dapatnya :))

    Ah, jadi rindu mau roadtrip lagiiiiii :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tos yah kita hahaha paling gak bisa deh klo traveling spontan, jadinya malah bete wkwk

      Betul, kenangan roadtrip itu membekas sekali, sampai aku juga punya cita2 kalau kelak punya anak2 harus diperkenalkan juga untuk roadtripnya

      Delete
  4. Dulu pas ayah saya berdomisili di Jambi gegara dinas di sana, saya sendiri sekolah di bukittinggi sumbar lanjut ke perguruan tinggi bandung, sedangkan kami orang asli medan h3ehehehe ribet ya

    maka keluarga kami sering sekali roadtrip.
    mengantarkan saya kembali ke bandung habis liburan, kami road trip jambi - bandung.
    mudik lebaran, jambi - medan

    cuma ya dulu tol itu ya ndak ada yang panjang-panjang kayak sekarang, dulu ya keluar masuk hutan sumatera, selalu didampingi bukit barisan kalo mudik heheheheeh

    jadi terkenang sama Alm. ayah saya sang pecinta roadtrip

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener mbak, jaman dulu mah lebih seru ya krna lewat jalan biasa, bisa lihat situasi sehari2 di daerah. Pengennya next mau coba jalan biasa, biar punya pengalaman beda gt hihi

      Delete
  5. Kalau jalan-jalan bawa anak-anak dam nenek, persiapan perjalanan kita harus lebih matang dan detail lagi ya kak. Salah satunya kayak bawa kursi roda ya. Jadinya memang lebih banyak juga ya yang harus dipersiapkan. Apalagi kalau jalan-jalannya bawa anak kecil. Bakal lebih heboh lagi ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak. Ntar kalo kurang persiapan malah gak nyaman. Kasian kan, apalagi kalau perjalanan jauh kan.

      Delete
  6. Saya Lebaran 2018 roadtrip Jakarta Barat-Bali, Mbak. Singgah Madiun dan Kediri tempat Ortu dan Mertua. Baliknya singgah Lumajang tempat Paklik saya.
    Total 12 hari juga
    Dan semua yang di atas sepakat saya. Untuk kamar saya juga pilih family room kalau ada, kalau enggak ya pesen 2 kamar karena 2 anak saya sudah besar.
    Happy.
    Desember lalu kami roadtrip ke Lampung-Bengkulu-Padang-Jambi-Palembang
    Semua dimudahkan karena infrastruktur jalan yang mendukung ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuihh seru, mirip ya kita rutenya. Seru banget mbakk, pingin ngulang lagi. Udah mikir rute berikutnya kemana yaaa, pengennya ke Lampung aja sih

      Delete
  7. Kalo touring 12 hari mah itenerary-nya harus cihuy dan ready ya mba. Hotel mah zaman sekarang bisa dipesan injury time. Kadang kalo pesan full untuk perjalanan selama 12 hari jadinya gak seru, karena otomatis lokasi hotel pengaruh ke destinasi-destinasi yg kita tuju.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita kuatir sih mbak klo pesan hotel mefet2, karena musim libur natal dan tahun baru. Resikonya ya emang harus tepat rencananya hihi

      Delete
  8. 12 hari tu isinya liburan semua kak Tika.. hwaaa bikin envy. Itinerary memang harus dibuat sesimpel mungkin ya kak, biar gak menuhin tempat di mobil.

    ReplyDelete
    Replies
    1. 12 hari masih kurang mbakk wkwkwk andai bisa lebih lama, mungkin bosen ya di jalan wkwkwk

      Delete
  9. Wah.. seru sekali perjalanannya Mbak Tika. Saya jadi tidak sabar untuk membaca cerita lengkap liburannya tiap kota.
    Dan saya tuh, sebenarnya bermimpi juga jalan-jalan pakai mobil, Mbak. Seru. Apalagi ini bareng keluarga juga. Salam buat Nenek yang happy ikut jalan-jalan ya, Mbak hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah mas, sudah disampaikan ke Nenek hehehe. Beliau dari muda memang suka jalan2 mas. Makanya kita anak2nya tumbuh suka jalan2 πŸ˜€πŸ˜€

      Delete
  10. yay asik banget nih thanks mbak tika infonya dan tisnya bermanfaat banget untuk persiapan lahir dan mental kalo mau road trip

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga bermanfaat ya mbak, bisa jadi referensi buat liburan berikutnya.

      Delete
  11. Wah boleh ditiru nih, persiapannya lengkap buangett.... Memang itienary perjalanan harus dipersiapkan dengan baik sih kak, mengingat ada banyak kemungkinan yang terjadi kalo lagi ngadain road trip

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener, buat aku, persiapan adalah nomer satu. Klo persiapan sudah oke, jalannya bakal lebih lancar πŸ€—πŸ€—

      Delete
  12. uwaaaaww sudah lama sekali aku ga lakukan roadtrip. terakhir kali itu waktu aku masih duduk di bangku SD. Karena jaman dulu kaga ada internet seperti sekarang, jadi semua hotel spontan dibook on the show. Jadi sempet tuh ada adegan cari-cari hotel karena penuh semua! Bahkan pernah dong nginap di rumah warga gitu yang emang menyewakan sebagian kamarnya (kalo jaman sekarang mah nyebutnya Air*nb). Terus karena pengalaman yang ga menyenangkan kala roadtrip dulu, aku uda ga mao lagi roadtrip hahahaah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha kapok ya. Coba deh sekarang dicoba lagi. Kan jamannya udh beda. Harusnya sih lebih gampang semua dibanding dulu kan

      Delete
  13. Road trip bareng famili sepertinya seru dan bisa dicoba nih...pengen ke jalan2 ke Malang, tapi 6 harian saja..hihi..coba bikin perencansan ah

    ReplyDelete
  14. Bayangin serunya roadtrip bersama keluarga... @_@
    Pasti memorable banget. Apalagi ajak nenek. MasyaAllah bahagianya beliau... Meski kadang ada keluhan, tapi itu otomatis saja karena tidak nyaman.
    Keren, Mbak.
    Saya benar-benar IRI! dan berharap bisa melakukannya kelak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayooo direncanakan lalu berangkat. Kalau dipikir2 aja kadang banyak batalnya

      Delete
  15. Roadtrip yang menyenangkan ya, apalagi kalau bersama keluarga. Bisa bikin makin kompak

    Aku memang belum pernah sih Roadtrip sama suamiku, tapi baca pengalaman keseruan mba kayaknya bakalan banyak cerita seru selama perjalanan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener mbak, banyak kenangannya. Ya ada berantem juga, tapi lebih banyak seneng2nya kok πŸ˜‰πŸ˜‰

      Delete
  16. waw 12 hari? aku gak bisa mbayangin bakalan bawa baju berapa
    eh tapi kan tiap 3 hari sekali bisa laundry ya
    hmm boleh juga
    duh kan jadi pengen ikutan roadtrip, hoho

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemarin itu kita gak nyuci samsek mbak. Hahaha kebayang ya oleh2nya baju kotor wkwkwk

      Delete
  17. Wah pasti seru banget nih roadtrip kayak gini...
    Mungkin bisa dipraktekkan next Time saat liburan yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seruuuu bangettt dan memorable. Bakal dikenang deh sama ponakanku hehe

      Delete
  18. Aku baru mau road trip kaya gini nanti mba abis lebaran. Kaya nya oke jg nih tips nya. Mengingat aku jg bawa orang tua nanti jalannya... hehehe..


    Btw.. aku msh binging nih mba kalo soal booking hotel.enaknya kiyta booking hotel nya pas kapan yaa ? H-1 sblm smp lokasi kah ??

    Info dong mba.. pake aplikaso apa ya yg murah ? Makasih yaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita booking dr jauh2 hari mbak. Krn bersamaan dengan libur natal dan tahun baru. Takut gak dpt tempat, dan harga sudah melambung. Aplikasinya sih bisa apa aja, tgl disesuaikan budget dan tgl menginapnya πŸ˜‰πŸ˜‰

      Delete
  19. Seru banget pastinya ya mbak 12 hari road trip. Kebetulan saya belum pernah dan ingin coba juga sih. Kayaknya seru menjajal tempat tempat baru dan tiap masuk ke wilayah baru mampir-mampir dulu. Tapi aku salut sama si Nenek. Luar biasa masih semangat ikutan ya hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nenek mah dari muda emang suka jalan. Makanya kita anak2nya semua suka jalan, berkat didikan beliau hehehe alhamdulillah sehat selama di jalan, setelah pulang juga sehat. Capek sih, tapi banyak senengnya hehehe

      Delete
  20. wah bisa jadi masukan juga nich kalau mau roadtrip apa saja yang harus dipersiapkan dan dibawa

    ReplyDelete

Post a Comment

what do you think? :)

Popular posts from this blog

Parasite (2019)

Pengalaman pertama jadi komuter di Ibukota. Siapa takut?!

Tentu saja aku bisa melakukan semuanya, tapi apakah aku mau?